Rasa Kegelisahan Feast Dalam Single Di Padang Lumpuh

Rasa Kegelisahan Feast Dalam Single Di Padang Lumpuh

Di Padang Lumpuh menjadi sedikit gambaran dari apa yang .Feast lihat dan dengar sejak perkenalan pertama dengan aktivisme sosial saat menjadi mahasiswa. 

Salah satu grup musik rock kenamaan Indonesia yang kerap dikenal dengan liriknya soal kritik sosial dan politik, .Feast, kembali mewarnai industri musik Tanah Air dengan mengeluarkan single baru berjudul Di Padang Lumpuh

Single ini tercipta atas gambaran dari rasa kegelisahan terhadap berbagai pertanyaan sosial, seperti apakah dilarangnya lingkungan tertentu untuk ikut menyuarakan kebaikan, atau tolak ukur seperti apa yang seharusnya dipakai untuk membedakan yang ikhlas dan berkepentingan. 

“Lagu ini adalah sedikit gambaran dari apa yang kami lihat dan dengar sejak perkenalan pertama kami dengan aktivisme sosial saat menjadi mahasiswa,” kata .Feast dalam keterangan resmi yang diterima  (1/5/2020). 

Selain itu, menurut .Feast, perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang sangat wajar dan seharusnya digunakan untuk mendapatkan common ground, terutama saat tujuannya memang sama-sama baik, bukan sebagai instrumen adu domba antar kelompok, apalagi dibelokkan maknanya. Di Padang Lumpuh mempunyai nuansa yang cukup berbeda dari single Luar Jaringan. Jika di single sebelumnya bermain dengan eleman elektronika berpadu penggunaan berbagai sample dan layer synthesizer, dalam single Di Padang Lumpuh semua instrumen terdengar lebih organik.

Soal proses produksi, Di Padang Lumpuh ditulis pada awal Januari 2020 dan direkam selama dua minggu pertama di awal Maret 2020. Di single ini, .Feast mempercayakan Enrico Octaviano sebagai produser, Bayu Perkasa sebagai principal engineer, Wisnu Ikhsantama Wicaksana sebagai vocal director, dan dibantu oleh Rayhan Noor pada gitar. Sedangkan untuk artwork single Di Padang Lumpuh, grup musik yang digawangi oleh Baskara (vokal), Adnan (gitar), Dicky (gitar), Fikriawan (bass), dan Adrianus (drum) ini mempercayakan kepada Mikael Aldo dari Sun Eater Studio, yang dikerjakan pada awal Maret 2020

Kini, single Di Padang Lumpuh dengan durasi hampir empat menit ini sudah bisa didengar di seluruh platform musik digital. Single ini dirilis pada 1 Mei 2020 melalui lebel sendiri, Sun Eater.

“Di manapun kita berada, jangan terpecah belah, ingat siapa musuh sebenarnya dan apa yang sama-sama diperjuangkan dari awal,” tutupnya.