Cara Mengedukasi Virus Corona Ke Buah Hati Tercinta

Cara Mengedukasi Virus Corona Ke Buah Hati Tercinta

Mom, sampai sekarang anak-anak sudah mulai bertanya tentang virus korona? Jika demikian, itu normal. Lalu, bagaimana Anda menjelaskannya? Apa yang sudah Anda jelaskan kepada mereka? Lalu bagaimana sikap mereka setelah memahami penjelasan dari Bunda? Ada beberapa tips yang bisa Anda jelaskan kepada anak Anda ketika mereka bertanya tentang virus Corona, yang sekarang ada di Indonesia. Begini caranya:

  1. Ceritakan faktanya

Mom dapat menjelaskan kepada anak-anak apa dan bagaimana virus Corona berkembang hingga saat ini. Juga jelaskan kepada mereka bahwa virus menular ini belum ada obatnya, tetapi dapat dilawan dengan kekebalan dan kekebalan yang kuat. Untuk membangun kekebalan dan daya tahan, Sang Mom dapat memberi tahu bayi untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi. Juga ajarkan kepada anak gejala apa yang muncul karena tertular virus seperti demam, batuk, dan sesak napas.

  1. Tetap bersih

Setelah diberi penjelasan tentang risiko penularan, jangan lupa untuk mengajari mereka beberapa tindakan yang harus menjadi kebiasaan sehingga anak-anak terus melakukannya bahkan ketika berada di luar pengawasan orangtua, termasuk:

- Biasakan mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan atau menyentuh makanan, setelah buang air besar dan setelah beraktivitas.

- Hindari kontak langsung dengan siapa saja yang batuk, bersin, atau yang merasa sakit.

- Beri tahu anak-anak untuk tinggal di rumah jika mereka merasa tidak enak badan agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

- Sarankan untuk menggunakan masker jika Anda sakit. Ini adalah upaya untuk mencegah penyebaran virus ke orang lain.

  1. Kesiapan

Untuk segera merespons virus ini, Mom dapat mengundang anak Anda untuk melibatkannya dalam upaya melindungi diri dari penularan atau efek buruk akibat wabah. Misalnya, dengan membantu menyiapkan beberapa peralatan untuk menghentikan penyebaran virus di lingkungan rumah, termasuk merawat dan membersihkan bersama lingkungan.

  1. Ikuti bagaimana si anak membawa percakapan

Beberapa anak mungkin ingin berbicara untuk membahas wabah virus korona. Namun, jika Little tampaknya tidak tertarik, Anda mungkin dapat berhenti sejenak untuk membicarakannya. Anda mungkin juga tidak perlu menjelaskan terlalu banyak detail, jika Little tidak tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut.

  1. Jujurlah jika ada info yang belum Anda ketahui

Terkadang, pertanyaan yang keluar dari mulut seorang anak mungkin tidak diharapkan. Jika ada pertanyaan yang tidak pasti bisa Anda jawab, Anda disarankan untuk secara jujur menyampaikan bahwa Anda tidak tahu. Berjanji Anda akan menemukan informasi sesegera mungkin dari sumber yang tepercaya.

  1. Bicaralah dengan jelas tetapi menenangkan

Masyarakat dunia disarankan untuk tidak panik tetapi tetap waspada dalam menanggapi pandemi korona. Ini juga perlu diterapkan pada Si Kecil. Anda dapat menggunakan suara yang menenangkan untuk menjelaskan informasi terkait pandemi korona. Jangan biarkan anak Anda mengikuti kepanikan yang dapat ditransmisikan dari nada dan nada Anda. Misalnya, Anda dapat mengatakan bahwa beberapa orang mengalami penyakit yang menyerupai pilek dan flu.

  1. Khawatir itu wajar kok

Adalah normal bagi beberapa anak untuk takut dan cemas. Sampaikan bahwa mereka dapat dengan bebas mengekspresikan kecemasan mereka kepada Anda sebagai orang tua dan tidak menyimpannya untuk diri sendiri. Misalnya, jika bayi Anda khawatir dia akan terinfeksi, jawablah dengan tenang bahwa penularan hanya terjadi jika pasien berinteraksi dekat dengan orang-orang yang sudah terinfeksi atau di tengah keramaian. Jadi, selama orang tinggal di rumah dan menjaga jarak dari orang lain, penularan mungkin tidak terjadi.