Bentuk Otot Tubuh Ideal dengan Olahraga Kalistenik

Bentuk Otot Tubuh Ideal dengan Olahraga Kalistenik

Tanpa harus ke gym, kamu bisa melatih otot tubuh dengan olahraga kalistenik. Sepeti apa gerakan olahraga ini?

Kalistenik, jenis olahraga ini mungkin kurang familiar terdengar di telinga . Gerakan olahraga ini biasanya digunakan untuk pemanasan sebelum melakukan olahraga lain. Tapi, bukan tidak mungkin, kamu pernah melakukannya.

Dilansir dari male.co.id pada Senin (11/2/2019), kalistenik adalah seperangkat gerakan motorik untuk membangun otot tubuh yang dilakukan hanya dengan menggunakan berat tubuh kamu sendiri. Lalu, seperti apa gerakan-gerakan olahraga kalistenik?

Gerakan olahraga kalistenik sendiri meliputi menarik, mendorong, menerjang, dan mangangkat tanpa perlu menggunakan alat atau beban apapun. Artinya, kamu bisa membentuk otot tanpa harus pergi ke pusat kebugaran atau gym.

Gerakan Kalistenik Dasar

Push up

Salah satu gerakan olahraga yang masuk dalam kategori kalistenik adalah push up. Olahraga ini tentu sudah tak asing dan pasti  pernah melakukannya. Namun, untuk melatih otot dengan gerakan ini, kamu harus perhatikan jarak dada dengan lantai saat posisi turun. Jangan sampai dada kamu menyentuh lantai saat melakukkan push up. Tahan setidaknya pada jarak 5 centimeter. Saat berada di posisi naik, kamu juga harus jaga agar bagian atas tubuh atau kelapa dan pungung tetap sejajar dengan kaki.

Pull up

Selanjutnya ada pull up. Olahraga ini dilakukan dengan bergantung dan mengangkat seluruh badan tubuh dengan kekuatan tangan kamu pada sebuah palang atau bar besi yang bisa ditemukan di taman atau area bermain di sekitar rumah kamu. Lakukan gerakan ini secara perlahan dengan menggantungkan diri dan angkat kaki ke depan atau ke belalang lalu angkat badan serta tahan selama beberapa menit. 

Squat

Seperti dilansir dari kompas.com, olahraga ini diawali dengan posisi tubuh berdiri dan kaki dibuka selebar bahu sambil meletakkan kedua tangan di belakang atau di depan kepala. Turunkan tubuh ke posisi setengah kongkong dan dorong punggung ke belakang secara bersamaan. Tahan selama beberapa saat, kemudian kembali ke posisi berdiri dan ulangi.

Crunch

Hampir mirip dengan sit up karena dilakukan dalam posisi berbaring. Bedanya adalah rentang gerakannya lebih sempit dan posisi kaki tidak menapak ke lantai melainkan diangkat bersama-sama dengan tubuh bagian atas.

Manfaat Olahraga Kalistenik

Selain bisa membentuk otot tubuh, olahraga ini juga membantu menjaga kekuatan dan kepadatan tulang. Tak sampai di situ, sebagai olahraga yang masuk kategori olahraga kardio, gerakan kalistenik dipercaya mampu membantu kebugaran jantung, paru, dan pembuluh darah.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, lakukan secara teratur. Kamu bisa kombinasikan gerakan-gerakan kalistenik sesuai dengan kemampuan. Selamat mencoba guys.